Sulawesi punya dua jalur emas. Lengan utara, dari Gorontalo sampai Kepulauan Sangihe, penuh endapan gunung api seperti Pani, Bakan dan Toka Tindung. Di tengah dan selatan, emas mengikuti Sesar Palu–Koro dan batuan malihan Latimojong: Poboya, Awak Mas, Bombana.
Halaman ini merangkum yang tercatat di peta kami untuk Sulawesi: 11 lokasi emas terdokumentasi (5 produksi, 1 konstruksi, 2 pengembangan, 1 eksplorasi, 1 tambang rakyat, 1 historis) dan 1 okurensi lain dari basis data USGS. Semua titiknya bisa dibuka langsung di peta interaktif.
Lengan utara Sulawesi sampai Kepulauan Sangihe: Pani, Motomboto, Bakan, Lanut, Doup, Mesel, Toka Tindung, Sangihe.
Zona sesar Palu-Koro dan metasedimen Latimojong: Poboya, Awak Mas, Bombana (orogenik/placer).
Sabuk emas adalah jalur batuan tempat emas paling sering terbentuk. Di peta, sabuk ini digambar sebagai garis kuning putus-putus. Titik yang berada di dalam sabuk mendapat nilai lebih saat di-scan.
Heap leach; bagian portofolio J Resources.
Operasi berlanjut skala menengah.
Sumber daya 7,0 juta oz; cadangan 4,8 juta oz; target 2026: 80–115 ribu oz
First gold pour 14 Februari 2026 — lebih cepat dari jadwal. Tambang emas primer baru terbesar Indonesia.
Pabrik CIL beroperasi; sumber daya jutaan oz di koridor Palu-Koro
Berdampingan dengan PESK besar — sejarah pencemaran merkuri.
±150 ribu oz/tahun; cadangan ±2 juta oz
2026: ekspansi, target produksi naik ±15%.
Cadangan 1,51 juta oz; sumber daya 2,55 juta oz; target 100→150 ribu oz/tahun
Uji produksi Desember 2026, komersial Q1 2027; investasi US$234 juta (per Okt 2025).
Cadangan signifikan; menunggu pendanaan konstruksi.
Izin sempat dibatalkan pengadilan; status hukum & sosial masih diperdebatkan 2026.
Distrik Cabang Kiri–Sungai Mak–Motomboto; eksplorasi lanjut.
Rush emas 2008; aluvial Sungai Tahi Ite.
Tutup 2004; kini area reklamasi + PESK.
Catatan lama dari basis data mineral USGS (MRDS), tanpa angka cadangan: Sulut (Gold).
Lengan utara Sulawesi sempit dan bergunung, sungainya pendek dan curam. Titik target di sini biasanya berada di ruas lembah yang tiba-tiba melandai, tempat butiran berat berhenti terbawa arus.
Arti tiap tanda dijelaskan di halaman titik emas.
Tidak ada satelit yang bisa melihat emas. Peta ini menunjukkan lokasi yang sudah terdokumentasi dan tempat yang secara bentuk lahan dan batuan layak diperiksa lebih dulu. Kepastian tetap dari survei lapangan dan uji laboratorium, dan kegiatan tambang wajib berizin.