PETA EMAS
PETA EMASpetaemas.com
Peta Emas Indonesia › Peta Emas Sulawesi

Peta Emas Sulawesi: lokasi emas, sabuk emas dan titik prospek

Sulawesi punya dua jalur emas. Lengan utara, dari Gorontalo sampai Kepulauan Sangihe, penuh endapan gunung api seperti Pani, Bakan dan Toka Tindung. Di tengah dan selatan, emas mengikuti Sesar Palu–Koro dan batuan malihan Latimojong: Poboya, Awak Mas, Bombana.

Halaman ini merangkum yang tercatat di peta kami untuk Sulawesi: 11 lokasi emas terdokumentasi (5 produksi, 1 konstruksi, 2 pengembangan, 1 eksplorasi, 1 tambang rakyat, 1 historis) dan 1 okurensi lain dari basis data USGS. Semua titiknya bisa dibuka langsung di peta interaktif.

Sabuk emas di Sulawesi

Busur Sulawesi Utara–Sangihe

Lengan utara Sulawesi sampai Kepulauan Sangihe: Pani, Motomboto, Bakan, Lanut, Doup, Mesel, Toka Tindung, Sangihe.

Koridor Palu–Koro & Sulawesi Barat–Selatan

Zona sesar Palu-Koro dan metasedimen Latimojong: Poboya, Awak Mas, Bombana (orogenik/placer).

Sabuk emas adalah jalur batuan tempat emas paling sering terbentuk. Di peta, sabuk ini digambar sebagai garis kuning putus-putus. Titik yang berada di dalam sabuk mendapat nilai lebih saat di-scan.

Daftar lokasi emas di Sulawesi

BakanProduksi

Sulawesi Utara (Bolaang Mongondow) · Epitermal HS oksida · PT J Resources Bolaang Mongondow

Heap leach; bagian portofolio J Resources.

Sumber: J Resources

LanutProduksi

Sulawesi Utara (Bolmong Timur) · Epitermal HS · PT J Resources

Operasi berlanjut skala menengah.

Sumber: J Resources

PaniProduksi

Gorontalo (Pohuwato) · Epitermal LS / heap leach · PT Merdeka Gold Resources (EMAS)

Sumber daya 7,0 juta oz; cadangan 4,8 juta oz; target 2026: 80–115 ribu oz

First gold pour 14 Februari 2026 — lebih cepat dari jadwal. Tambang emas primer baru terbesar Indonesia.

Sumber: Merdeka Gold Resources 2026

PoboyaProduksi

Sulawesi Tengah (Palu) · Epitermal LS + PESK · PT Citra Palu Minerals (BRMS)

Pabrik CIL beroperasi; sumber daya jutaan oz di koridor Palu-Koro

Berdampingan dengan PESK besar — sejarah pencemaran merkuri.

Sumber: BRMS

Toka TindungProduksi

Sulawesi Utara (Minahasa Utara) · Epitermal sulfidasi rendah · PT Archi Indonesia

±150 ribu oz/tahun; cadangan ±2 juta oz

2026: ekspansi, target produksi naik ±15%.

Sumber: Archi Indonesia

Awak MasKonstruksi

Sulawesi Selatan (Luwu) · Orogenik / metasedimen · PT Masmindo Dwi Area (Indika Energy)

Cadangan 1,51 juta oz; sumber daya 2,55 juta oz; target 100→150 ribu oz/tahun

Uji produksi Desember 2026, komersial Q1 2027; investasi US$234 juta (per Okt 2025).

Sumber: Indika Energy 2026

DoupPengembangan

Sulawesi Utara (Bolmong) · Epitermal-mesotermal · J Resources (proyek)

Cadangan signifikan; menunggu pendanaan konstruksi.

Sumber: J Resources

Sangihe (Binebas–Bawone)Pengembangan

Sulawesi Utara (Kep. Sangihe) · Epitermal · PT Tambang Mas Sangihe (Baru Gold)

Izin sempat dibatalkan pengadilan; status hukum & sosial masih diperdebatkan 2026.

Sumber: Baru Gold / putusan MA

Motomboto–TombulilatoEksplorasi

Gorontalo (Bone Bolango) · Porfiri Cu-Au + epitermal HS · PT Gorontalo Minerals (BRMS)

Distrik Cabang Kiri–Sungai Mak–Motomboto; eksplorasi lanjut.

Sumber: BRMS

BombanaTambang rakyat

Sulawesi Tenggara · Placer + orogenik · PESK + IUP kecil

Rush emas 2008; aluvial Sungai Tahi Ite.

Sumber: Badan Geologi

Mesel–RatatotokHistoris

Sulawesi Utara (Minahasa Tenggara) · Emas sedimen (Carlin-like) · eks Newmont Minahasa Raya

Tutup 2004; kini area reklamasi + PESK.

Sumber: arsip industri

Okurensi lain dari USGS

Catatan lama dari basis data mineral USGS (MRDS), tanpa angka cadangan: Sulut (Gold).

Membaca peta emas Sulawesi dari satelit

Lengan utara Sulawesi sempit dan bergunung, sungainya pendek dan curam. Titik target di sini biasanya berada di ruas lembah yang tiba-tiba melandai, tempat butiran berat berhenti terbawa arus.

  1. Buka peta, geser ke wilayah yang diminati, lalu tekan Scan Peta Emas dan ketuk satu titik.
  2. Engine membandingkan sampai 12 citra satelit dari tanggal berbeda dan menghitung bentuk lembahnya dari peta ketinggian.
  3. Hasilnya muncul di peta: hamparan kuning–oranye (koridor lembah purba), titik target P, titik sampling sungai S, dan zona sinyal batuan ubahan.

Arti tiap tanda dijelaskan di halaman titik emas.

Yang perlu diingat

Tidak ada satelit yang bisa melihat emas. Peta ini menunjukkan lokasi yang sudah terdokumentasi dan tempat yang secara bentuk lahan dan batuan layak diperiksa lebih dulu. Kepastian tetap dari survei lapangan dan uji laboratorium, dan kegiatan tambang wajib berizin.

Halaman lain

Peta emas SumateraPeta emas KalimantanPeta emas PapuaPeta emas JawaArti titik emasPeta emas kuno & zaman BelandaSatelit deteksi emasSatelit deteksi timahDaftar tambang emas IndonesiaPeta timah Bangka BelitungCara kerjaPanduan & FAQ
Buka petaCara menentukan titik