Emas placer adalah emas yang sudah lepas dari batuan induknya dan terkumpul sebagai butiran bebas di endapan lepas. Inilah emas yang dikerjakan tambang rakyat di Kalimantan, Sumatera, dan Papua, dan jenis yang paling bisa dihitung dari bentuk lahan.
Emas hampir dua puluh kali lebih berat dari air dan tujuh kali lebih berat dari pasir biasa. Begitu lepas dari batuan induknya, butirannya selalu bergerak ke bawah dan berhenti lebih dulu daripada butiran lain begitu tenaga pengangkutnya melemah. Nama-nama berikut hanya menunjukkan seberapa jauh ia sudah bergerak.
Emas yang tertinggal di tempat saat batuan induknya melapuk, di tanah di atas urat dan di lereng tepat di bawahnya. Butirannya masih kasar dan bersudut, kadang masih menempel kuarsa. Tandanya di lapangan: pecahan kuarsa urat di tanah lereng. Di hasil scan timah, lapisan seperti ini kelas D; di scan emas, zona sinyal di punggung bukit dengan lembah di bawahnya.
Sudah bergerak menuruni lereng bersama tanah dan batu, tapi belum masuk sungai. Terkumpul di kaki lereng dan kipas endapan di mulut lembah kecil.
Diangkut sungai, butirannya makin halus dan membulat makin jauh dari sumber. Mengendap di dasar sungai sekarang, di dasar lembah lama yang sudah tertimbun, dan di teras sungai purba yang kini lebih tinggi dari sungainya. Inilah placer yang paling luas dan paling sering ditambang.
Engine membaca peta ketinggian DEMNAS 8 meter: cekungan palsu ditambal, arah aliran tiap sel dihitung, lalu akumulasi alirannya ditelusuri. Hasilnya jaringan lembah purba, termasuk yang sudah tertimbun. Dari situ keluar tanda-tanda di peta:
Semua titik dicek lebih dulu terhadap lahan garapan dan bekas galian, dan dijauhkan darinya. Di Bangka Belitung, bentuk lembah seperti ini sudah diuji ke 4.086 kolong timah nyata, endapan berat yang mengikuti hukum fisika yang sama dengan emas placer.
Butiran paling kaya ada di dasar isian lembah. Pada sebagian titik dasar lembah, hasil scan memberi perkiraan tebal isian dari bentuk lembahnya: kecuraman tebing kiri dan kanan serta lebar lembah. Angka hanya keluar kalau dua cara hitung yang saling bebas memberi jawaban yang sama, dan selalu berlabel perkiraan. Gunanya memilih alat: cukup bor tangan atau perlu alat berat.
Kalau contoh sedimen di hilir menunjukkan butiran yang kasar dan bersudut, sumbernya dekat. Telusuri ke hulu sampai butirannya hilang; urat atau zona ubahan ada di antara dua titik itu. Untuk menilai apakah hulu itu sistem emas urat, hasil scan memberi angka prospektivitas epitermal dari relief, sesar, batuan, dan jejak alterasi kotak tersebut.
Emas placer banyak dikerjakan penambang rakyat. Jalurnya yang sah adalah Izin Pertambangan Rakyat di wilayah yang ditetapkan pemerintah; di luar itu kegiatan tambang melanggar hukum. Peta ini untuk menyaring tempat yang layak diperiksa, bukan jaminan ada emas.
Emas aluvial sudah diangkut air dan mengendap di dasar sungai atau lembah lama. Emas eluvial belum jauh dari sumbernya: butirannya tertinggal di tanah lapukan dan lereng tepat di bawah urat. Keduanya termasuk emas placer.
Tidak. Yang bisa dihitung adalah bentuk lahannya: ke mana air mengalir, di mana lembah lama berada, dan di mana arus melemah sehingga butiran berat berhenti. Peta ketinggian 8 meter lebih berguna di sini daripada foto satelit.
Dari permukaan sampai belasan meter, tergantung tebal isian lembah. Butiran paling kaya biasanya di dasar lapisan, menempel batuan dasar. Peta Emas memberi perkiraan tebal isian dari bentuk lembah pada sebagian titik, dan kepastiannya hanya dari sumur uji atau bor.
Tanda bahwa di sekitar situ pernah ada emas, tapi ruas yang sudah digali bukan target. Yang dicari adalah ruas lembah di dekatnya yang masih utuh, teras lama di tepinya, atau lembah tetangga yang belum tersentuh.