PETA EMAS bukan peta biasa. Di belakang tampilannya ada engine komputasi milik kami sendiri yang memproses citra satelit terbaru, peta ketinggian nasional resolusi 8 meter, dan model kecerdasan buatan — setiap kali Anda menekan tombol scan.
Seluruh perhitungan berjalan di server kami melalui API terenkripsi. Aplikasi di layar Anda hanya mengirim satu titik koordinat dan menerima hasil jadi. Artinya:
Bayangkan menyewa tim ahli: satu orang membandingkan foto satelit dari empat tanggal berbeda untuk mencari jejak mineral yang konsisten (bukan noise sesaat), satu orang membaca bentuk muka bumi untuk menelusuri ke mana sungai purba pernah mengalir, dan satu orang lagi membawa pengalaman dari ribuan lokasi tambang untuk menilai "lanskap seperti ini biasanya berisi atau tidak". Engine kami mengerjakan ketiganya sekaligus, lalu menyatukannya menjadi satu skor 0–100 beserta titik-titik yang bisa Anda datangi dengan koordinat GPS.
Untuk emas: engine mencari jejak batuan ubahan (tanda sistem emas) yang bertahan lintas waktu, dan di kawasan hutan lebat ia beralih membaca hilir — memilih titik uji sedimen sungai persis seperti metode pembuka eksplorasi profesional. Untuk timah: engine mendeteksi kolong (kolam bekas galian), hamparan tailing, merekonstruksi lembah purba tempat bijih timah mengendap, dan menandai ruas lembah yang belum tersentuh galian sebagai kandidat baru.
Parameter internal — ambang deteksi, bobot penggabungan skor, dan formula fusi — adalah rahasia dagang kami dan tidak dipublikasikan. Yang kami publikasikan adalah sumber data (semuanya lembaga resmi: ESA, NASA, BIG, USGS, GEM) dan angka validasi yang jujur.
Tidak ada satelit di dunia yang bisa "melihat emas" langsung dari orbit — siapa pun yang mengklaim itu sedang berbohong. Yang bisa diukur adalah bukti tidak langsung: mineral ikutan, bentuk lahan, jejak aktivitas, dan pola statistik. PETA EMAS adalah penyaring eksplorasi: ia memangkas ribuan hektar menjadi beberapa titik prioritas yang layak dicek, lengkap dengan alasan terukurnya. Kepastian tetap membutuhkan uji lapangan — dulang, bor tangan, atau survei geofisika. Peringatan konteks (misalnya kawasan kaolin Bangka yang sidik jari satelitnya menyerupai alterasi emas) ditampilkan langsung di hasil scan.
Tidak. Scan ulang di titik yang sama menghasilkan keluaran identik selama citra satelit sumbernya belum berganti. Saat satelit merekam citra baru (sekitar 5 hari sekali), hasil dapat diperbarui — dan itu memang fitur, bukan cacat.
±10–20 m untuk objek yang dideteksi dari citra (kolong, zona sinyal) dan ±12–25 m untuk titik turunan terrain (lembah, titik sampling) di wilayah yang tercakup DEM nasional 8 m. Sebagai pembanding, GPS ponsel di lapangan berakurasi ±5–10 m.
Citra basemap umum berumur 1–3 tahun. Engine kami menganalisis citra yang berumur hitungan hari, sehingga dapat menangkap galian baru yang belum terlihat di peta mana pun — plus lapisan analisis yang tidak dimiliki peta biasa.
Mode analisis dijual per perangkat: Rp 200.000 untuk 25 scan (emas & timah), semua hasil tersimpan otomatis. Pembelian melalui WhatsApp resmi di aplikasi.
English summary: petaemas.com operates a proprietary server-side exploration-intelligence API for Indonesia. Per request it performs multi-temporal Sentinel-2 L2A alteration analysis (4-scene cross-date consistency, robust statistics, 10 m sub-pixel refinement), NASA EMIT hyperspectral band-depth corroboration, hydrological terrain reconstruction on Indonesia's national 8 m DEM (priority-flood + D8, paleo-valley mapping), and machine-learned prospectivity models (spatially cross-validated AUC 0.75–0.78) — returning deterministic, reproducible, versioned results in 10–30 seconds. Detection thresholds and score-fusion weights are trade secrets; data sources and validation figures are public.
Buka Peta & Coba Scan Beli Akses / Kerja Sama B2B